bukan dari air, juga bukan dari kaca
hanya cermin
tak bisa lupa, tak bisa benci
karena selalu melihat bayanganmu
tak bisa ingat, tak bisa rindu
karena selalu sakit
mata itu
bibir itu
hidung itu
senyum itu
semua seperti dirimu
bukan dari air, juga bukan dari kaca
hanya cermin
tak bisa lupa, tak bisa benci
karena selalu melihat bayanganmu
tak bisa ingat, tak bisa rindu
karena selalu sakit
mata itu
bibir itu
hidung itu
senyum itu
semua seperti dirimu
Hm… masih selalu kuingat ketika pertama kali kau menciumku
bibirmu yang lembut menyentuh bibirku
ku bisa rasakan darahku berdesir
nafasku terhenti
tubuhku menjadi dingin
indah…
tak perlu berkata-kata tuk mengungkap rasa
aku rindu kamu!
satu kata sejuta makna
kukirimkan lewat angin yang berhembus
berharap akan sampai pada yang kutuju
ah… kenapa hati harus merasa rindu
sementara luka semakin menganga
dulu… sekarang… dan nanti
kerinduan ini masih tersimpan di hati
seandainya bisa menghapus luka
akan ku sirami hati ini dengan rindu
hingga cinta bisa benar-benar termaafkan